SEJARAH PERKEMBANGAN JURNALISTIK DI INDONESIA | MASA PASCA KEMERDEKAAN PRESIDEN SOEKARNO

SEJARAH PERKEMBANGAN JURNALISTIK DI INDONESIA 
Masa Pasca Kemerdekaan / Pemerintahan Presiden Soekarno

Dari masa perjuangan meraih kemerdekaan hingga pasca kemerdekaan. Surat kabar banyak digunakan sebagai sarana memompakan semangat juang kepada para pejuang untuk tetap bersemangat melawan para penjajah. Pada masa awal kemerdekaan, kondisi Indonesia masih terbilang rapuh dan terancam kedaulatannya dari berbagai pihak yang ingin merebut negeri ini.

Pada masa itu lah surat kabar memiliki peranan penting. Yaitu sebagai sarana penguatan warga negara Indonesia dan sebagai perlindungan dari hasutan yang disebarkan Belanda melalui media massa mereka. Namun sayangnya setelah kedudukan Indonesia sudah semakin kuat dengan dibubarkannya RIS (Republik Indonesia Serikat). Dan diakuinya kedaulatan Indonesia sebagai Republik Kesatuan berdasarkan UUDS, peranan jurnalistik mulai tergoyahkan. Surat kabar justru mulai digunakan sebagai alat manuver politik yang bertujuan mengguncang. Bahkan menyerang lawan politik supaya mendapatkan kekuasaan di pemerintahan Indonesia yang baru.
Banyak surat kabar yang dibredel karena dianggap melawan pemerintah saat itu. Dan tak sedikit pula wartawan yang ditangkap karena dianggap mengancam pemerintahan padahal mereka hanya menyuarakan kebenaran. Saking memburuknya kondisi jurnalistik dan pers di Indonesia. Tanggal 1 Oktober 1958 dianggap sebagai tanggal matinya kebebasan pers di Indonesia. Dengan makin banyaknya surat kabar yang dipaksa tutup dan wartawan ditangkapi. Terlebih lagi, Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden pada tanggal 5 Juli 1959. yang semakin mempersempit ruang gerak dan kebebasan pers di negara kita. Seolah tak cukup, beberapa bulan setelahnya.

Departemen Penerangan mengumumkan peraturan baru yang mewajibkan media massa. Yaitu surat kabar dan majalah haruslah didukung oleh minimal satu partai politik atau tiga organisasi massa. Akibatnya, surat kabar tidak ada yang bersifat netral seperti seharusnya media massa dan semuanya memiliki corak masing-masing tergantung kebutuhan organisasi.

Referensi
https://vocasia.id/blog/sejarah-perkembangan-jurnalisme-di-indonesia/#:~:text=Sejarah%20jurnalistik%20di%20Indonesia%20dimulai,tangan%20sampai%20pada%20tahun%201688.